Ingatkah mawar yang kita temui di jalan,
Berbalik serayu memikul tangkai,
Membaca setiap seratnya mencari asa, ada kata,
Atau hanya mengerjap sesaat jatuh embunnya,
Membayangi dalam perangkap, menyeret secarik kain,
Oh, pelita kini tidak di dekapan, pelita angan,
Namun, bukankah pelita milik mimpi bersama? Ingatkah?
Label: Puisi