Secangkir teh membawa suasana pagi,
Mereguk udara lembut saling sapa,
Mengasap udara membelah raga jiwa,
Menyalakan stimulus-stimulus yang sempat terlelap,
Tertidur oleh buaian angkasa,
Meronggakan mozaik padat merayap,


Sepotong kentang untuk jiwa yang sepi,
Hangat padat merajuk energi peraga,
Lembut meleleh menekuk dalam sisi,
Berlapis, merongrong sentuhan stomata,
Tegar angkuh menghujam tanah,

Secangkir liquid berwarna coklat,
Sepotong lapisan kuning yang solid,
Membungkam wahana-wahana pagi dunia,
Dan waktu mengalami osteoporosis,
Persis dengan melahap sepotong kentang,
Dan meneguk secangkir teh,
Pagi...

Tuesday, June 19th 2012, 12:48 AM